TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Tugas pokok dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Mappisebagaimana tertuang dalam Peraturan Bupati Mappi Nomor 17 Tahun 2018.

  • Tugas Pokok

Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pekerjaan umum dan penataan ruang yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Mappi.

  • Fungsi

Dalam melaksanakan tugas pokok, Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang menyelenggarakan fungsi :

  1. Penyusunanrencana dan program kerja Urusan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
  2. Perumusankebijakan teknis Urusan Pemerintah bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangyang menjadi kewenangan Daerah dan Tugas pembantuan;
  3. Pelaksanaanurusan pemerintah dan pelayanan umum bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangyang menjadi kewenangan Daerah dan Tugas Pembantuan;
  4. Pembinaan,pengkoordinasi, pengendalian dan fasilitasi pelaksanaan kegiatan urusanpemerintahan bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang menjadi kewenanganDaerah dan tugas pembantuan;
  5. Pelaksanaanadministrasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penatan Ruang sesuai dengan lingkuptugasnya;
  6. Pembinaanterhadap Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
  7. Pelaksanaanfungsi lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

PenjabaranTugas dan Fungsi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

  1. Kepala Dinas
  2. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dipimpin oleh seorang Kepala Dinas;
  3. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam melaksanakan Urusan Wajib Pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan dibidang pekerjaan umum dan penataan ruang;
  4. Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada  ayat (2) Pasal ini, Kepala Dinas menyelenggarakan fungsi :
  5. Penyusunan perencanaan Urusan Pemerintahan Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
  6. Perumusan kebijakan teknis Urusan Pemerintahan bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
  7. Pelaksanaan urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
  8. Pembinaan, koordinasi, pengendalian dan fasilitasi pelaksanaan kegiatan urusan pemerintahan bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
  9. Pelaksanaan administrasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sesuai dengan lingkup tugasnya;
  10. Pembinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
  11. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.
  • Sekretariat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
  • Sekretariat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dipimpin oleh seorang Sekretaris Dinas;
  • Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dibidang administrasi umum, kepegawaian, rumah tangga, keuangan dan perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
  • Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada  ayat (2), Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang menyelenggarakan fungsi:
  • Pengkoordinasian penyusunan rencana, program, anggaran di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
  • Pembinaan dan pemberian dukungan administrasi meliputi ketatausahaan, kepegawaian, keuangan, kerumahtanggaan, kerjasama, hubungan masyarakat, arsip dan dokumentasi;
  • Pembinaan dan penataan organisasi dan tata laksana;
  • Pengkoordinasian dan penyusunan peraturan perundang-undangan;
  • Pengelolaan barang milik Negara;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku
  • Sekretariat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang membawahi :
  • Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
  • Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan.
  • Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian;
  • Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam pelayanan administrasi umum, kerumahtanggaan dan pengelolaan administrasi kepegawaian;
  • Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Sub Bagian Umum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi:
    • Penyusunan rencana dan program kerja Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
    • Penyiapan bahan dalam rangka pelayanan urusan administrasi umum, organisasi dan tatalaksana, pengurusan rumah tangga, perlengkapan dan/atau perbekalan, dokumentasi, perpustakaan dan kearsipan, serta pengelolaan administrasi kepegawaian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
    • Penyusunan dan pelaksanaan pengadaan barang untuk keperluan rumah tangga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sesuai dengan kebutuhan, anggaran dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku sebagai dasar pengadaan barang;
    • Pelaksanaan inventarisasi barang kekayaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk tertib administrasi serta melaksanakan pemeliharaan barang inventaris agar dapat digunakan dengan optimal;
    • Penyusunan dan pelaksanaan laporan rutin Daftar Urut Kepangkatan (DUK), nominatif pegawai, dan laporan kepegawaian lainnya demi terciptanya tertib administrasi kepegawaian;
    • Pelaksanaan usulan kenaikan pangkat, mutasi, gaji berkala, diklat pegawai, dan urusan kepegawaian lainnya;
    • Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan tugasnya dan memberi petunjuk/arahan baik secara lisan maupun tertulis;
    • Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, pemberian saran dan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan, melakukan pembinaan dan memberikan arahan serta penilaian terhadap kinerja bawahan;
    • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  • Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian;
  • Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana, program, dan anggaran serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan kegiatan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
  • Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada  ayat (2), Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan menyelenggarakan fungsi :
  • Penyusunan rencana dan program kerja Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan;
  • Pelaksanaan kebijakan perencanaan, dan pengelolaan keuangan;
  • Penyusunan norma, standar dan prosedur penganggaran perencanaan dan pengelolaan keuangan;
  • Penyusunan dokumen perencanaan, meliputi Renstra, Rencana Kerja, RKA, RKT, pelaksanaan kegiatan dan anggaran serta LAKIP dan LPPD Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
  • Pengokordinasian dan fasilitasi kegiatan organisasi, tatalaksana dan kerjasama serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dengan instansi terkait baik pusat, provinsi dan kabupaten/kota dan lintas sektoral;
  • Penyiapan data dan informasi yang berhubungan dengan pelaksanaan program dan kegiatan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
  • Pelaksanaan pertanggungjawaban meliputi verifikasi keuangan, akuntansi dan pelaporan serta mengumpulkan bahan dan mengoordinasikan laporan hasil pemeriksaan pengawasan fungsional;
  • Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan tugasnya dan memberi petunjuk dan/atau arahan baik secara lisan maupun tertulis;
  • Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan, memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan, melakukan pembinaan dan memberikan arahan serta penilaian terhadap kinerja bawahan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

              c. Bidang Bina Marga

  • Bidang Bina Marga dipimpin oleh seorang Kepala Bidang;
  • Kepala Bidang Bina Marga mempunyai tugas membantu sebagian tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam melaksanakan perumusan dan perencanaan bahan kebijakan, pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan, dan pengawasan dan pengendalian bina marga;
  • Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Bidang Bina Marga menyelenggarakan fungsi:
  • Penyusunan rencana dan program kerja Bidang Bina Marga;
  • Penyiapan dan perumusan bahan petunjuk teknis kebinamargaan;
  • Penyusunan regulasi tentang kebinamargaan;
  • Pelaksanaan, pembinaan dan pengendalian kebinamargaan;
  • Pengawasan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan                kebinamargaan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(4)     Bidang Bina Marga, membawahi :

  1. Seksi Perencanaan Teknis Bina Marga;
    1. Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Bina Marga;
      1. Seksi Pengawasan dan Pengendalian Bina Marga.

Seksi Perencanaan Teknis Bina Marga

  • Seksi Perencanaan Teknis Bina Marga dipimpin oleh seorang Kepala Seksi;
  • Kepala Seksi Perencanaan Teknis Bina Marga mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Kepala Bidang Bina Marga dalam melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi perencanaan teknis dan evaluasi Bina Marga;
  • Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Seksi Perencanaan Teknis Bina Marga menyelenggarakan fungsi :
  • Penyusunan rencana dan program kerja Seksi Perencanaan Teknis Bina Marga;
  • Penyiapan data dan informasi sebagai bahan penyusunan pemrograman dan perencanaan teknis pembangunan dan preservasi jalan dan jembatan serta penerangan jalan umum;
  • Pelaksanaan koordinasi konektivitas sistem jaringan jalan dengan sistem transportasi bersama bidang Bina Marga;
  • Pelaksanaan pengujian mutu dan evaluasi terhadap hasil pengujian konstruksi;
  • Pelaksanaan evaluasi dan penetapan leger jalan;
  • Pelaksanaan audit keselamatan jalan dan jembatan, serta leger jalan;
  • Pelaksanaan koordinasi dan konsultasi dengan sub unit kerja lain di lingkungan Dinas;
  • Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan tugasnya dan memberi petunjuk dan/atau arahan baik secara lisan maupun tertulis;
  • Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas Seksi Perencanaan Teknis Bina Marga, memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan, melakukan pembinaan dan memberikan arahan serta penilaian terhadap kinerja bawahan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

                     Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Bina Marga

  • Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Bina Marga dipimpin oleh seorang Kepala Seksi;
  • Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Bina Marga mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Kepala Bidang Bina Marga dalam melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan tugas pembangunan dan pemeliharaan bina marga;
  • Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada       ayat (2), Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Bina Marga menyelenggarakan fungsi :
  • Penyusunan rencana dan program kerja Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Bina Marga;
  • Pelaksanaan dan pengendalian konstruksi dan mutu pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan kebinamargaan;
  • Penyusunan dan pengembangan standar dokumen pengadaan;
  • Pelaksanaan penyesuaian kontrak pekerjaan;
  • Penyusunan norma, standar, pedoman, dan kriteria pembangunan dan pemeliharaan kebinamargaan;
  • Pelaksanaan evaluasi dan penetapan layak fungsi pembangunan dan pemeliharaan kebinamargaan;
  • Pelaksanaan koordinasi dan konsultasi dengan sub unit kerja lain di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
  • Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan tugasnya dan memberi petunjuk dan/atau arahan baik secara lisan maupun tertulis;
  • Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Bina Marga, memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan, melakukan pembinaan dan memberikan arahan serta penilaian terhadap kinerja bawahan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Seksi Pengawasan dan Pengendalian Bina Marga

  • Seksi Pengawasan dan Pengendalian Bina Marga dipimpin oleh seorang Kepala Seksi;
  • Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Bina Marga mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Kepala Bidang Bina Marga dalam melaksanakan, merencanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan tugas pengawasan dan pemeliharaan;
  • Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada       ayat (2), Seksi Pengawasan dan Pengendalian Bina Marga menyelenggarakan fungsi:
  • Penyusunan rencana dan program kerja Seksi Pengawasan dan Pengendalian Bina Marga;
  • Pelaksanaan preservasi pengawasan dan pengendalian pembangunan kebinamargaan daerah;
  • Pelaksanaan penyesuaian kontrak pekerjaan;
  • Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian langsung terhadap pekerjaan kebinamargaan;
  • Pelaksanaan evaluasi dan penetapan audit keselamatan jalan dan jembatan, bahan pengelolaan, pemantauan, dan evaluasi pemanfaatan peralatan dan bahan jalan, pengamanan pemanfaatan bagian-bagian jalan;
  • Pelaksanaan pengujian peralatan, bahan, dan hasil pekerjaan preservasi;
  • Pelaksanaan koordinasi dan konsultasi pengelolaan pengawasan dan pengendalian kebinamargaan dengan sub unit kerja lain di lingkungan Dinas;
  • Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan tugasnya dan memberi petunjuk dan/atau arahan baik secara lisan maupun tertulis;
  • Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas Seksi Peralatan Jalan dan Jembatan, memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan, melakukan pembinaan dan memberikan arahan serta penilaian terhadap kinerja bawahan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

              d. Bidang Cipta Karya

  • Bidang Cipta Karya dipimpin oleh seorang Kepala Bidang;
  • Kepala Bidang Cipta Karya mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam melaksanakan perumusan dan perencanaan bahan kebijakan, pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan, dan pengawasan dan pengendalian cipta karya;
  • Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Bidang Cipta Karya menyelenggarakan fungsi :
  • Penyusunan rencana dan program kerja Bidang Cipta Karya;
  • Penyiapan dan perumusan bahan petunjuk teknis keciptakaryaan;
  • Penyusunan regulasi tentang keciptakaryaan;
  • Pelaksanaan, pembinaan dan pengendalian keciptakaryaan;
  • Pengawasan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan                keciptakaryaan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  • Bidang Cipta Karya, membawahi :
  • Seksi Perencanaan Teknis Cipta Karya;
  • Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Cipta Karya;
  • Seksi Pengawasan dan Pengendalian Cipta Karya.

Seksi Perencanaan Teknis Cipta Karya;

  • Seksi Perencanaan Teknis Cipta Karya dipimpin oleh seorang Kepala Seksi;
  • Kepala Seksi Perencanaan Teknis Cipta Karya mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Kepala Bidang Cipta Karya dalam melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi perencanaan teknis dan evaluasi cipta karya;
  • Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Seksi Perencanaan Teknis Cipta Karya menyelenggarakan fungsi :
  • Penyusunan rencana dan program kerja Seksi Perencanaan Teknis Cipta Karya;
  • Penyusunan program dan pembiayaan jangka menengah dan tahunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan sumber dana lainnya meliputi bangunan, jalan, kebersihan dan keindanhan serta pemakaman;
  • Penyusunan dan penetapan harga satuan;
  • Pelaksanaan sinkronisasi program-program keciptakaryaan;
  • Pelaksanaan fasilitasi kepada pemerintah kabupaten dalam penguatan kapasitas perencanaan dan penyusunan program;
  • Penyusunan RPI2JM bidang Cipta Karya kabupaten;
  • Pelaksanaan koordinasi dan pemantauan berkala terhadap pelaksanaan pembangunan fisik tahun berjalan;
  • Pelaksanaan koordinasi dan konsultasi dengan sub unit kerja lain di lingkungan Dinas;
  • Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan tugasnya dan memberi petunjuk dan/atau arahan baik secara lisan maupun tertulis;
  • Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas Seksi Perencanaan Teknis Cipta Karya, memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan, melakukan pembinaan dan memberikan arahan serta penilaian terhadap kinerja bawahan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Cipta Karya

  • Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Cipta Karya dipimpin oleh seorang Kepala Seksi;
  • Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Cipta Karya mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Kepala Bidang Cipta Karya dalam melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan tugas pembangunan dan pemeliharaan keciptakaryaan;
  • Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada        ayat (2), Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Cipta Karya menyelenggarakan fungsi :
  • Penyusunan rencana dan program kerja Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Cipta Karya;
  • Pelaksanaan pengelolaan dan pengembangan pembangunan serta pemeliharaan lingkungan Kabupaten;
  • Penyelenggaraan kebersihan dan keindahan serta pemakaman daerah;
  • Penyelenggaraan pembangunan gedung dan jalan dengan berbasis pemberdayaan masyarakat;
  • Pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan bangunan gedung dan rumah negara yang menjadi aset Pemerintah Kabupaten;
  • Pelaksanaan pengawasan dan penertiban bangunan, pemanfaatan dan pembongkaran bangunan gedung;
  • Penyiapan sertifikat layak fungsi bangunan gedung;
  • Pelaksanaan koordinasi dan konsultasi pengelolaan bangunan gedung dengan sub unit kerja lain di lingkungan Dinas;
  • Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan tugasnya dan memberi petunjuk dan/atau arahan baik secara lisan maupun tertulis;
  • Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Cipta Karya, memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan, melakukan pembinaan dan memberikan arahan serta penilaian terhadap kinerja bawahan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Seksi Pengawasan dan Pengendalian Cipta Karya

  • Seksi Pengawasan dan Pengendalian Cipta Karya dipimpin oleh seorang Kepala Seksi;
  • Kepala Seksi Kebersihan, Keindahan dan Pemakaman mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Kepala Bidang Cipta Karya dalam melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan terhadap pengawasan dan pengendalian keciptakaryaan;
  • Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Seksi Pengawasan dan Pengendalian Cipta Karya menyelenggarakan fungsi :
  • Penyusunan rencana dan program kerja Seksi Pengawasan dan Pengendalian Cipta Karya;
  • Penyelenggaraan pengawasan dan pengendalian kegiatan dan program keciptakaryaan  dalam daerah;
  • Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  • Pelaksanaan koordinasi dan konsultasi dengan sub unit kerja lain di lingkungan Dinas;
  • Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan tugasnya dan memberi petunjuk dan/atau arahan baik secara lisan maupun tertulis;
  • Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas Seksi Pengawasan dan Pengendalian Cipta Karya, memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan, melakukan pembinaan dan memberikan arahan serta penilaian terhadap kinerja bawahan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

              e. Bidang Penataan Ruang

  • Bidang Penataan Ruang dipimpin oleh seorang Kepala Bidang;
  • Kepala Bidang Penataan Ruang mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam melaksanakan perumusan, perencanaan bahan kebijakan dan pelaksanaan perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian tata ruang daerah;
  • Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Bidang Penataan Ruang menyelenggarakan fungsi :
  • Penyusunan rencana dan program kerja Bidang Penataan

     Ruang;

  • Penyiapan dan perumusan bahan petunjuk teknis tata ruang daerah;
  • Penyusunan regulasi tentang tata ruang daerah;
  • Pelaksanaan, pembinaan dan pengendalian tata ruang daerah;
  • Pengawasan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan                tata ruang daerah;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  • Bidang Penataan Ruang, membawahi :
  • Seksi Perencanaan Teknis Tata Ruang;
  • Seksi Pemanfaatan dan Pengendalian Tata Ruang.

                               Seksi Perencanaan Teknis Tata Ruang

  • Seksi Perencanaan Teknis Tata Ruang dipimpin oleh seorang Kepala Seksi;
  • Kepala Seksi Perencanaan Teknis Tata Ruang mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Kepala Bidang Penataan Ruang dalam melaksanakan tugas penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan terkait perencanaan teknis tata ruang daerah;
  • Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada       ayat (2), Kepala Seksi Perencanaan Teknis Tata Ruang menyelenggarakan fungsi:
  • Penyusunan rencana dan program kerja Seksi Perencanaan Teknis Tata Ruang;
  • Pelaksanaan pengolahan data penataan ruang daerah;
  • Pelaksanaan pemantauan terhadap penyelenggaraan penataan ruang;
  • Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan terhadap tingkat pencapaian penyelenggaraan penataan ruang;
  • Penyusunan dan penetapan ketentuan arahan peraturan zonasi;
  • Penyusunan dan penetapan perangkat insentif dan disinsentif, serta pelaksanaan pemberian insentif dan disinsentif dalam penataan ruang;
  • Penyusunan dan penetapan ketentuan pemberian izin pemanfaatan ruang;
  • Pelaksanaan pemberian izin pemanfaatan ruang;
  • Penyusunan dan penetapan ketentuan sanksi administratif;
  • Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan tugasnya dan memberi petunjuk dan/atau arahan baik secara lisan maupun tertulis;
  • Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas Seksi Perencanaan Teknis Tata Ruang, memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan, melakukan pembinaan dan memberikan arahan serta penilaian terhadap kinerja bawahan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Seksi Pemanfaatan dan Pengendalian Tata Ruang

  • Seksi Pemanfaatan dan Pengendalian Tata Ruang dipimpin oleh seorang Kepala Seksi;
  • Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pengendalian Tata Ruang mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Kepala Bidang Penataan Ruang melaksanakan tugas penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan terkait pemanfaatan dan pengendalian tata ruang daerah;
  • Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada  ayat (2), Seksi Pemanfaatan dan Pengendalian Tata Ruang menyelenggarakan fungsi :
  • Penyusunan rencana dan program kerja Seksi Pemanfaatan dan Pengendalian Tata Ruang;
  • Pengawasan teknis dan pengawasan khusus terhadap penyelenggaraan penataan ruang;
  • Pelaksanaan penyidikan dan penertiban terhadap pelanggaran pemanfaatan ruang;
  • Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan penyidikan dan penertiban terhadap pelanggaran pemanfaatan ruang;
  • Pelaksanaan koordinasi dan pembinaan terhadap PPNS penataan ruang;
  • Pelaksanaan pemberian sanksi administratif dalam penataan ruang;
  • Pelaksanaan operasionalisasi PPNS penataan ruang;
  • Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan tugasnya dan memberi petunjuk dan/atau arahan baik secara lisan maupun tertulis;
  • Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas Seksi Pemanfaatan dan Pengendalian Tata Ruang, memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan, melakukan pembinaan dan memberikan arahan serta penilaian terhadap kinerja bawahan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

              f. Bidang Pengairan

  • Bidang Pengairan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang;
  • Kepala Bidang Pengairan mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam melaksanakan perumusan dan perencanaan bahan kebijakan, pengembangan sarana dan pemeliharaan dibidang pengairan;
  • Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Bidang Pengairan menyelenggarakan fungsi :
  • Penyusunan rencana dan program kerja Bidang Pengairan;
  • Penyiapan dan perumusan bahan petunjuk teknis pengairan daerah;
  • Penyusunan regulasi tentang pengairan daerah;
  • Pelaksanaan, pembinaan dan pengendalian pengairan daerah;
  • Pengawasan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan                pengairan daerah;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  • Bidang Pengairan, membawahi :
  • Seksi Perencanaan Teknis Pengairan;
  • Seksi Pengembangan Sarana Pengairan;
  • Seksi Operasional dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi.

                            Seksi Perencanaan Teknis Pengairan

  • Seksi Perencanaan Teknis Pengairan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi;
  • Kepala Seksi Perencanaan Teknis Pengairan mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Kepala Bidang Pengairan dalam melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi perencanaan teknis dan evaluasi pengairan daerah;
  • Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Seksi Perencanaan Teknis Pengairan menyelenggarakan fungsi :
  • Penyusunan rencana dan program kerja Seksi Perencanaan Teknis Pengairan;
  • Penyusunan rencana pelaksanaan program dan kegiatan bidang sumber daya air;
  • Pengolahan data sumber daya air;
  • Penyiapan bahan perencanaan, pengaturan dan pengkoordinasian penyelenggaraan, pengawasan dan evaluasi survey, investigasi dan desain pengairan;
  • Penyiapan bahan pelaksanaan investigasi dan penyusunan basis data prasarana sumber daya air;
  • Penyiapan bahan penyusunan perencanaan pembangunan, peningkatan dan rehabilitasi sumber daya air, normalisasi sungai, bronjong/talud penahan daya rusak air;
  • Penyiapan bahan pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan perencanaan pembangunan, peningkatan dan rehablitasi prasarana sumber daya air;
  • Penyiapan bahan perencanaan, pengaturan dan pengkoordinasian kegiatan penyusunan data dasar dalam rangka penyusunan laporan SPM dan Laporan Capaian Kinerja Indikatornya dibidang Sumber Daya Air;
  • Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan tugasnya dan memberi petunjuk dan/atau arahan baik secara lisan maupun tertulis;
  • Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas Seksi Perencanaan Teknis Pengairan, memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan, melakukan pembinaan dan memberikan arahan serta penilaian terhadap kinerja bawahan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

                               Seksi Pengembangan Sarana Pengairan

  • Seksi Pengembangan Sarana Pengairan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi;
  • Kepala Seksi Pengembangan Sarana Pengairan mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Kepala Bidang Pengairan dalam melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan terhadap pengembangan sarana pengairan daerah;
  • Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada       ayat (2), Seksi Pengembangan Sarana Pengairan menyelenggarakan fungsi :
  • Penyusunan rencana dan program kerja Seksi Pengembangan Sarana Pengairan;
  • Pengolah data penataan dan pengembangan pengairan daerah;
  • Penyiapan bahan pengembangan dan pengelolaan sistem penyediaan air minum dalam daerah;
  • Peningkatan kapasitas teknis dan manajemen pelayanan air minum;
  • Pemfasilitasian dan bimbingan teknis pengembangan sistem pengelolaan air minum kepada distrik, kampung serta kelompok masyarakat;
  • Penyediaan prasarana air minum untuk daerah bencana dan daerah rawan air;
  • Penyiapan bahan perencanaan, pengaturan dan pengkoordinasian kegiatan sosialiasi, monitoring, evaluasi, pengawasan dan pelaporan kegiatan pengembangan sarana pengairan;
  • Pengkoordinasian kegiatan penyusunan data dasar dalam rangka penyusunan laporan SPM dan laporan capaian kinerja indikatornya dibidang pengembangan sarana pengairan;
  • Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan tugasnya dan memberi petunjuk dan/atau arahan baik secara lisan maupun tertulis;
  • Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas Seksi Pengembangan Sarana Pengairan, memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan, melakukan pembinaan dan memberikan arahan serta penilaian terhadap kinerja bawahan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Seksi Operasional dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi

  • Seksi Operasional dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi;
  • Kepala Seksi Operasional dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Kepala Bidang Pengairan dalam melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan tugas pemeliharaan operasional dan jaringan irigasi;
  • Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada       ayat (2), Seksi Operasional dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi menyelenggarakan fungsi :
  • Penyusunan rencana dan program kerja Seksi Operasional dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi;
  • Penyiapan bahan pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi primer dan sekunder pada daerah irigasi yang luasnya kurang dari 1000 ha dalam daerah kabupaten;
  • Penyiapan bahan perencanaan pengelolaan dan pengembangan sistem irigasi dalam daerah;
  • Penyiapan bahan perencanaan, pengaturan dan pengkoordinasian kegiatan sosialiasi, monitoring, evaluasi, pengawasan dan pelaporan kegiatan penataan irigasi;
  • Pengkoordinasian kegiatan penyusunan data dasar dalam rangka penyusunan laporan SPM dan laporan capaian kinerja indikatornya dibidang penataan irigasi;
  • Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan tugasnya dan memberi petunjuk dan/atau arahan baik secara lisan maupun tertulis
  • Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas Seksi Operasional dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi, memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan, melakukan pembinaan dan memberikan arahan serta penilaian terhadap kinerja bawahan;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kelompok Jabatan Fungsional

  • Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas sesuai dengan keahlian dan kebutuhan;
  • Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana ayat (1) pasal ini, dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk yang berada dibawah dan bertangggung jawab kepada Kepala Dinas;
  • Jumlah Tenaga Fungsional sebagaimana tersebut pada ayat (1)  ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja;
  • Jenis dan Jenjang Jabatan Fungsional sebagaimana tersebut pada ayat (1), diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • Uraian tugas kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud ayat (1), adalah sebagai berikut :
    • Menjabarkan program kerja yang diberikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
    • Melaksanakan tugas dan pekerjaan sesuai dengan jabatan/ bidang tugas dan keahlian yang dimiliki;
    • Memberikan saran dan pertimbangan kepada Kepala Dinas baik diminta ataupun tidak diminta sesuai lingkup tugas dan keahliannya;
    • Mengadakan koordinasi dan sinkronisasi dengan unit kerja lainnya di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan tugas;
    • Menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan bidang tugasnya dan menyusun saran tindak lanjut;
    • Membuat laporan baik lisan maupun tertulis kepada Kepala Dinas sebagai pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas;
    • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.